Fenomena kebangkitan Islam yang sedang berlangsung saat ini bisa dilihat dari maraknya berbagai bentuk aktivitas keislaman di berbagai tempat seperti sekolah, kampus, instansi-instansi pemerintah maupun swasta. Hotel-hotel dan pabrik-pabrik. Beragam bentuk kegiatan seperti tabligh akabar, seminar, pesantren kilat dan sebainya. Hamper setiap hari dapat kita jumpai di berbagai media informasi cetak maupun elektronik. Disisi lain kecenderungan umat Islam untuk semakin intensif mempelajari ajaran agamanya dapat pula dilihat dari hadirnya berbagai paket pengajaran Islam yang ditawarkan berbagai pihak. Mulai dari paket pengajaran pelatiahan ESQ 165, TUSTCO, hingga pengenalan Islam melalui acara-acara di alam terbuka berupa outbound management dan sebagainya.
Hadirnya lembaga-lembaga keislaman yang bergerak di berbagai bidang seperti ICMI, yang concern pada pengembangan SDM, BMI, Bank-bank syari’ah dan asuransi takaful yang mencoba menawarkan solusi Islam dibidang ekonomi, sekolah-sekolah (umum) plus yang mencoba menyeimbangkan pendidikan agama, TKIT, SDIT, SMPIT, SMAIT, mulai tumbuh bahkan fenomena menarik belakangan ini yaiut terbentuknya divisi syari’ah pada beberapa bank konvensional menjadi indikasi mulai dipertimbangkannya paradigm Islam sebagai solusi di berbagai bidang kehidupan.
Dengan berbagai ilustrasi diatas adalah merupakan suatu keharusan bagi setiap muslim untuk merespon berbagai kecenderungan positif ini secra proaktir dan positif pula. Dengan demikian kita tidak hanya menjadi penonton namun turut pula mengambil peran penting dalam rangka mendukung dan mewujudkan kebangkitan Islam tersebut disegala sector kehidupan.
Dengan menggunakan kerangka berfikir tersebut di atas, kami berkeyakinan memasyarakatkan bacaan islami khususnya dan menumbuh kembangkan minat baca dikalangan umat Islam pada umumnya adalah hal yang sangat strategis.
Untuk itu kami pada kesempatan ini mengajukan rencana membentuk bisnis penjualan buku, terutama buku-buku Islam, ditambah buku-buku umum yang popular, dengan membuka stand bazaar di masjid Al-Hidayah.
Dengan proposal bisnis ini, kami menawarkan kejasama mendirikan bazzar di Masjid Al-Hidayah dalam rangka menyambut kedatangan bulan yang di tunggu-tunggu, bulan yang penuh berkah yaitu bulan suci Ramadhan. Adapun
II. DASAR PEMIKIRAN
2.1. Al-Qur’an Al-Alaq 1-5
Bacallah dengan nama Rabbmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusiadari segumpal darah. acalah dan Rabbmu-lah Yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia apa yang tidak diketahuinya.
2.2. Hadist Rasulullah Saw
Barang sipa meniyi suatu ka;am untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga (Riwayat Muslim).
2.3. Kondisi Sosial
2.3.1 Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk Muslim Indonesia yang sangat besar, kurang lebih 170 juta jiwa, khususnya penduduk muslim Jakarta Sebesar kurang lebih 6.5 juta jiwa, merupakan potensi pasar yang sangat besar dalam mengkonsumsi buku-buku bertemakan Islam. Hal ini terutama didukung oleh adanya fenomena kebangkitan umat Islam yang kuat akhir-akhir ini.
2.3.2. Minat Baca
Minat baca yang cenderung bertambah besar, adanya keinginan masyarakat untuk maju ditambah lagi dengan hausnya masyarakat akan informasi yang benar di era reformsi ini, merupakan tantangan yang harus ditanggap secara benar. Bisnis ini merupakan salah satu respon yang kami kira sangat wajar dan strategis, ditinjau dari sisi dakwah, maupun dari sisi ekonomi.
2.4. Pemberdayaan Umat
Adalah sdah saatnya untuk menumbuh kembangkan usaha-usaha mandiri yang dipelopori oleh kaum muda yang progresif, dengan pengelolaan yang professional. Fakta bahwa jaringan distribusi buku secara umum dikuasai oleh kalangan non Muslim, menjadi bahan introspeksi bagi kita agar dapat melakukan upaya-upaya untuk menumbuhkan kesadaran bahwa usaha mandiri menjadi suatu hal yang mesti mendapat perhatian serius dikalangan umat dan amat perlu dimasyarakatkan. Secara praktis usaha ini akan mencoba memberdayakan kalangan terdekat baik skill maupun material, dengan cara mengikutsertakan sebagai tenaga penjual.
2.5. Peluang Pasar Di Luar Negeri
Dati data lapangan yang diperoleh, saat ini dan predikdi dimasa mendatang peluang untuk memasuki pasar buku, terutama buku-buku Islam dinegara-negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei masih sangat besar. Pasar potensial ini merupakan opportunity yang patut diperhitungkan jika usaha ini sudah berjalan stabil.
III. TUJUAN DAN SASARAN
3.1. Tujuan Jangka Pendek
Tujuan yang ingin dicapai pada lima tahun pertama adalah menciptakan pasar yang kokoh di Jabodetabek dengan cara menanamkan brand image TOKO BUKU CINTA 165, yang kuat pada pelanggan.
Pada lima tahun kedua TOKO BUKU CINTA 165 dapat semakin memperkokoh pasarnya di Jakarta, Tangerang dan sekitarnya dan mulai membuka cabang di beberapa tempat.
3.2 Tujuan Jangka Panjang
Menjadi Toko Buku Islam plus berskala nasional. Tujuan ini ditargetkan dapat mencapai 15-20 tahun kedepan.
3.3. Sasaran-Sasaran Lima Tahun Pertama
Tahun Pertama Konsolidasi internal meliputi pembenahan operasional, penanganan system keungan, administrasi dan manejerial
Tahun Kedua Mengokohkan system internal dan mulai focus pada pemahaman pasar, competitor awareness, dan strategi promosi yang sistemasti.
Tahun Ketiga Perluasan variasi pola-pola distrubusi, dengan cakupan pasar Jakarta, Tangerang, Bekasi dan pembentukan jaringan kerja.
Tahun Keempat Pembentukan struktur organisasi yang lebih terarah, dan pengembangan SDM yang terprogram.
Tahun Kelima Terbentuk jaringan kerja yang lebih kokoh dan berdirinya system usaha yang tangguh, dengan skala pasar Jakarta, Tangerang dan Bekasi.
IV. SISTEM USAHA DAN OPERASIONALISASI
4.1. Bentuk Usaha
Usaha didirikan oleh dua belah pihak yang berkerjasama yaitu investor dan pengelola. Investor berperan sebagai penanam modal di Toko Buku, sementara pengelola adalah mereka yang bertanggung jawab didalam menjalankan roda usaha. Investor dimungkinkan untuk berperan ganda, sebagai investor sekaligus ikut mengelola usaha.
Toko Buku didirikan berdasarkan etika moral Islami, bersemangatkan ukhuwah islamiyah, dengan tetap menempatkan prinsip-prinsip profesionalisme usaha secara seimbang. Jenis usaha yang akan dijalankan adalah bisnis penjualan buku, dengan Toko Buku sebagai pusat aktivitas bisnis yang utama. Buku-buku yang dijual, terutama buku-buku agama, ditambah dengan buku-buku management, dan buku-buku popular yang lain. Nama toko yang akan didirikan adlah TOKO BUKU CINTA 165, dengan motto : Menuju Generasi Islam Rabbani.
Konsumen utama adalah pemakai akhir. Disamping itu TOKO BUKU CINTA 165 membuka pasar bagi distributor kecil.
4.2. Strategi Pemasaran
4.2.1. Pangsa Pasar
• Pelajar, santri, dan mahasiswa
• Pegawai
• Ustadz dan Mubaligh
• Eksekutif Perusahaan
• Dosen dan Guru
• Pengelola Perpustakaan
• Majelis Ta’lim Ibu-ibu
• Remaja Masjid
• Aktivis Masjid di sekolah maupun Aktivis kampus
4.2.2 Kualaifikasi Pelanggan
• Pembeli Perorangan
• Distributor kecil yaitu :
a). Freelance agent di Masjid, instansi, kampus, lembaga dakwah yang formal dan informal.
b). Pengecer kaki lima
c). Instansi/Institusi untuk keperluan Bazar, Seminar, Bedah buku, dan lain-lain
4.3. Strategi Penetresi Pasar
a. Melaksanakan program promosi yang konsisten, sistematis, dan efektif.
b. Menginformsikan TOKO BUKU CINTA 165, mempromosikan serta menawarkan buku-buku kepada jaringan ikhwan atau akhwat yang telah dikenal.
c. Membuka dan membina hubungan yang luas dengan berbagai relasi sesuai dengan pangsa pasar yang tersebut di atas.
d. Member pelayanan kepada pelanggan dengan kualitas buku yang dijual, yang terbaik dan konsisten. Hal ini dapat menjadi alat penetrasi pasar yang cukupp efektif.
e. Melakukan survey pasar secara formal sehingga suara pasar dapat didengarkan.
4.4. Sistem Distribusi
System penjualan tidak akan dipusatkan pada penjualan di toko buku namun kan difokuskan pada strategistrategi penjualan diluar took buku baik dalam bentuk delivery order (pesan antar), bazaar, pameran, bedah buku, dan lain-lain. Yang kesemuanya akan berorientasi pada system pemasaran jemput bola praktisnya, akan dikembangkan beberapa pola distribusi dalam rangka member pelayanan kepada pelanggan segmen tertentu yang cukup potensial, dan pada situasi-situasi tertentu.
a. Penjulan langsung melalui pameran-pameran, berbagai seminar, bedah buku dan sebagainya.
b. Penjualan via pos untuk pembeli/pelanggan yang berdomisili (diluar Tangerang).
c. Telephone Order/Delivery order. Pemesanan dilakukan melalui telephone, barang diantar oleh courier.
d. E-Commerce. Penjajagan pola penjualan dengan melakukan kerjasama dengan pihak pengelola E-Commerce yang memiliki web site di internet.
e. Member keanggotaan
4.5. Strategi Pelayanan Di Toko Buku
1. memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mendapatkan buku-buku yang diinginkan. Penataan yang estetis dan pengelompokan buku-buku dengan tema yang sama akan sangat diperhatikan.
2. Koleksi yang lengkap dan kemampuan Toko Buku Cinta 165 untuk menyediakan buku-buku sesuai dengan tren yang ada dari waktu ke waktu.
3. Harga yang competitive atau potongan harga yang menarik
4. Kualitas buku yang terjamin sehingga memuaskan pembeli
5. Pelayanan yang bersahabat, ramah, dan komunikatif, sebagai wujud sikap Islami. Selain itu penguasaan yang baik terhadap materi setiap buku yang dijual secara umum.
6. Penyediaan delivery service sampai tempat customer untuk pembelian berapapun.
7. Membangun customer data base dengan cara mengambil data tiap customer baru yang berkunjung ke took.
8. Menjalin hubungan dengan pembeli/pelanggan. Hal ini dapat ditempuh dengan beberapa cara, antara lain sebagai berikut :
• Menyediakan kartu nama Toko Buku Cinta 165, sebagai salah satu sarana promosi sekaligus menciptakan brand image kepada pelanggan.
• Memberikan informasi secara kontinu melalui radio berkenaan dengan perkembangan terbaru dari buku-buku islami yang terbit.
• Memberikan kenangn berkesan kepada pada hari situasi tertentu yang sanagat bermakna bagi mereka seperti hari ulang tahun, hari pernikahan, saat melahirkan anak dan sebagainya. Hal ini dapat dilakukan dengan member bingkisan buku dengan tema berkaitan dengan situasi saat itu.
4.6. Operasionalisasi
4.6.1. Stuktur Organisasi
Lembaga ini adalah kumpulan orang yang secara suka rela menanamkan uang untuk dijadikan modal usaha, dan mendapatkan kompensasi keuntungan sesuai kesepakatan. Secara operasional setiap anggota Dewan Investor bersifat pasif. Namun demikian lembagai ini mempunyai hak dalam menentukan kebijakan strategis berkaitan dengan keberlangsungan usaha.
Divisi logistic, pemasaran, dan promosi (merchandise)
Divisi ini adalah divisi yang sanagat strategis, karenanya bertanggung jawab terhadap beberapa tugas sebagai berikut :
Menjamin tercukupinya sediaan stock buku di took, serta mengawasi sirkulasi yang berlangsung setiap hari. Bertanggung jawab terhadap berbagai pencataatn administrative mengenai stock, pemesanan, pengiriman, dan pemasaran. Membina relasi jangaka panjang serta komuniksai dan informasi dengan customer, distributor dan penerbit.
Melakukan terobosan-terobosan baru dalam upaya memperbesar pangsa pasar.
Merumuskan dan melaksanakan program promosi yang konsisten, efisien, dan efektif.
Tugas-tugas lain yang relevan sesuai dengan perkembangan usaha.
Divisi operasional dan pelayanan pelanggan
Sebagai garda depan dari Toko Buku Cinta 165, divisi ini mempunyai peran yang sangat penting. Tugas dan wewenagnya adalah sebagai berikut :
Bertanggung jawab terhadap proses penjualan dan pelayanan terhadap pelanggan yang dating ke took.
Melakukan pembelian dan pencatatan barang-barang yang merupakan material pembantu bagi proses pelayanan pelanggan. Bertanggung jawab terhadap tata letak penataan ruanagan serta isinya, demi kenyamanan pelanggan dalam proses transaksi penjualan.
Tugas-tugas lain yang relevan sesuai dengan perkembangan usaha.
Divisi pembukuan dan keuangan
Sebagai pengelola uang, yang merupakan darah bagi setiap usaha, divisi ini sangat menentukan maju mundurnya perusahaan. Beberapa tugas dan wewenagn utama yang menjadi tanggung jawab divisi ini adalah sebagai berikut :
1. Melaksanakan pencatatan uang masuk dan uang keluar sehari-hari.
2. Membuat berbagai macam catatan fundamental yang mesti ada pada perusahaan seperti :
Daftar Inventaris
Buku as
Buku penjualan dan pembelian
Buku-buku catatantambahan, seperti catatan cancel order, catatan kerusakan sejumlah buku pada pengiiman dan sebagainya.
Bertanggung jawab terhadap pengelolaan system keuanagan (pengelolaan uanag kas, penyusunan anggaran keuangan).
Menyusun laporan keuangan mingguan dan bulanan.
Menghitung laba perusahaan dan distribusi bagi hasil bagi investor dan pengelola.
Manajemen pengelolaan & pengembangan usaha
Beberapa factor yanga mendasari perlunya diberikan perhatian yang cukup serius terhadap pengendalian pengelolaan usaha pernencanaan yang sistematis mengenai pengembangan usaha adalah sebagai berikut :
Persainagan usaha cukup ketat
Diperlukan pengandalian prosses berjalannya usaha untuk mempertahankan apa yang telah dicapai
Meningkatkan keberhasilan usaha di masa mendatang
Tugas dan wewenang utama darai divisi ini adlah sebagai berikut :
Merumuskan konsep pengelolaan usaha yang efektif dan efisien.
Mengelola dan mengolah informasi dari divisi operasional, pemasaran, dan keuangan untuk dapat mengajukan usulan-usulan strategi kedepan, bagi pengembangan usaha.
Dengan dibantu oleh divisi-divisi lain, memikirkan dan merumuskan kemungkinan-kemungkinan terobosan inovatif untuk pengembagan usaha dan menyiapkan perusahaan terhadap berbagai implikasi yang ditimbulkan.mengevaluasi secara rutin berjalannya usaha sehingga dapat diketahui secara dini kelemahan-kelemahan sisterm operasi yang segera perlu diperbaiki. Disamping itu, arah jalannya usaha dapat selalu diikuti.
Menyiapkan laporan rutin kondisi perusahaan untuk diinformasikan ke pihak investor dan atau untuk kepentingan internal pengelola.
Menyiapkan metoda penelitian terhadap pasar jika perlu, serta mnyiapkan kuesioner-kuesioner untuk memperoleh data-data actual tertentu dilapangan yang dibutuhkan perusahaan.
Bertanggung jawab terhadap pengadaan pertemuan-pertemuan atau rapat-rapat internal.
4.6.2. Sistem Operasi
Toko Buku Cinta 165 dibuka 7 hari dalam seminggu. Senin s/d Ahad, mulai pukul 8.30-21.00. system usaha yang dijalankan adalah system usaha yang berorientasi pada kepuasan pelanggan, dengan dilandasi oleh nilai-nilai akhlak yang Islami. Pada proses pelayanan pelangggan segala upaya akan dilakukan untuk mencapai apa yang disebut “beyond customer satisfaction” di setiap gerak langkah perusahaan.
.
0 komentar:
Posting Komentar